PENERAPAN JURNALISME SASTRAWI DALAM BUKU HIROSHIMA KARYA JOHN HERSEY
DOI
10.59017/oratiodirecta.v3i2.65Kata Kunci:
Jurnalisme sastrawi, Hiroshima, John Hersey, Narasi jurnalistik, Robert VareAbstrak
Penelitian ini mengkaji penerapan jurnalisme sastrawi dalam buku Hiroshima karya John Hersey. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan buku sebagai unit analisis. Analisis menerapkan tujuh pertimbangan jurnalisme sastrawi Robert Vare, yaitu fakta, konflik, karakter, akses, emosi, perjalanan waktu, dan kebaruan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hiroshima bertumpu pada peristiwa historis pengeboman atom dan kesaksian langsung enam penyintas. Konflik dibangun melalui kehancuran seketika serta dampak fisik dan sosial yang berlanjut. Karakter yang khas, akses peliputan langsung, detail emosional, dan kronologi yang saling terjalin memberi kedalaman naratif. Kebaruannya terletak pada penyajian bencana melalui pengalaman sehari-hari warga sipil, bukan dari sudut pandang militer atau negara. Ketujuh unsur bekerja sebagai strategi naratif yang terpadu sehingga mendukung penggolongan Hiroshima sebagai karya jurnalisme sastrawi.
Referensi
Harsono, Andreas, & Budi Setiyono. 2008. Jurnalisme Sastrawi. Jakarta: Gramedia.
Hersey, John. 2008. Hiroshima: Ketika Bom Atom Dijatuhkan. Jakarta: Komunitas Bambu.
Mulyana, Deddy. 2000. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mondry. 2008. Pemahaman Teori dan Praktik Jurnalistik. Bogor: Ghalia Indonesia.
Nugrahani, Farida. 2014. Metode Penelitian Kualitatif. Surakarta: Cakra Books.
Nurudin. 2016. Ilmu Komunikasi: Ilmiah dan Populer. Jakarta: Rajawali Pers.
Santana K., Septiawan. 2017. Jurnalisme Kontemporer. Edisi kedua. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Sumadiria, A. S. Haris. 2011. Jurnalistik Indonesia: Menulis Berita dan Feature. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Fifiyanti Abdurahman et al.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.