Fenomena Cyberbullying di Media Sosial Instagram: Studi Deskriptif tentang Kesehatan Mental Generasi Z Usia 20-25 Tahun di Jakarta
DOI
10.59017/oratiodirecta.v3i1.55Kata Kunci:
Bullying, Cyberbullying, Instagram, Kesehatan mental, Generasi ZAbstrak
Fenomena perundungan berkembang menjadi cyberbullying, yaitu tindakan menghina, mempermalukan, mengintimidasi, dan mengancam orang lain melalui informasi atau dokumen elektronik. Cyberbullying banyak ditemukan di media sosial, khususnya Instagram, dan dapat dialami siapa pun, termasuk Generasi Z. Penelitian ini mengkaji bentuk cyberbullying serta dampaknya terhadap kesehatan mental Generasi Z usia 20-25 tahun di Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan perspektif fenomenologi dan teori aktivitas rutin. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penelitian mengidentifikasi harassment, trickery, denigration, impersonation, dan flaming sebagai bentuk cyberbullying yang relevan. Korban maupun pelaku mengalami dampak berupa stres, paranoia, insecure, depresi, dan respons temperamental. Penelitian menegaskan pentingnya menjaga komunikasi lisan dan tulisan di media sosial serta meningkatkan kesadaran pencegahan cyberbullying.
Referensi
Ahmad Saefulloh, Mellyarti Syarif, Dahrizal Dahlan. 2019. Model Pendidikan Islam bagi Pecandu Narkotika. Yogyakarta: Deepublish.
Arikunto, S. 2006. Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Fakhriyani, Dianan Vidya. Kesehatan Mental. Lekoh Barat Bangkes Kadur: Duta Media Publishing.
Farid, Muhammad. 2018. Fenomenologi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Imran, Mohammad Fadil. 2015. Mutilasi dalam Perspektif Kriminologi: Tinjauan Teoretis Lima Kasus Mutilasi di Jakarta. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Imron, Ilmawati Fahmi. 2018. Fenomena Sosial. Banyuwangi: LPPM Institit Agama Islam.
Karyanti, Aminudin. 2019. Cyberbullying & Body Shaming. Yogyakarta: K-Media.
Kholifatul Fauziah dan DPND Class B. 2021. Changes We Need. Kab. Sukabumi: CV Jejak, Anggota IKAPI.
Mauludi, Sahrul. 2018. Socrates Cafe. Jakarta: Gramedia, Anggota IKAPI.
Miftakhuddin & Rony Harianto, Anakku Belahan Jiwaku: Pola asuh yang tepat untuk membentuk psikis anak. Kab. Sukabumi: CV Jejak, Anggota IKAPI.
Moleong, Lexy J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mufid, Muhamad. 2009. Etika dan Filsafat Komunikasi. Jakarta: Prenadamedia Group.
Mustofa, Muhammad. 2021. Kriminologi: Kajian Sosiologi Terhadap Kriminalitas, Perilaku Menyimpang, dan Pelanggaran Hukum. Jakarta: Kencana.
Nazir, Moh. 2003. Metode Penelitian. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.
Pieter, Herri Zan. 2011. Pengantar Psikopatologi Untuk Keperawatan. Jakarta: Pernada Media Group.
Priyatna, Andri. 2010. Let’s End Bullying: Memahami, Mencegah, dan Mengatasi Bullying. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.
Putriana, Angelia dkk. 2021. Psikologi Komunikasi. Medan: Yayasan Kita Menulis.
Rorong, Michael Jibrael. 2020. Fenomenologi. Yogyakarta: Deepublish.
Surianto. 2018. Menata Sumber Daya Warga Binaan Permasyarakatan: Modal Manusia yang Tersembunyi di Rutan. Bandung: Eksis Media Grafisindo.
Sztompka, Piotr. 2010. Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: Prenada.
Willis. 1994. Problema Remaja dan Pemecahannya. Bandung: PT. Angkasa.
Wirawan. 2012. Teori-Teori Sosial Dalam Tiga Paradigma: Fakta Sosial, Definisi Sosial, dan Perilaku Sosial. Jakarta: Prenadamedia Group.
Yasir. 2020. Pengantar Ilmu Komunikasi Sebuah Pendekatan Kritis dan Komprehensif. Yogyakarta: Deepublish.
Zed, Mestika. 2008. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Obor Indonesia.
Rastati, Ranny. 2018. Jurnal Teknologi Pendidikan: Media Literasi bagi Digital Natives: Perspektif Genersi Z di Jakarta. Pusat Penelitian dan Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI. (Dikutip pada tanggal 17 Mei 2021).
Rifauddin, Machsun. 2016. Fenomena Cyberbullying pada Remaja. UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. (Dikutip pada tanggal 10 April 2021).
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Azni Yeza Laora et al.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.