Memahami Perbedaan Komunikasi Antarbudaya di Lingkungan Tempat Kerja
DOI
10.59017/oratiodirecta.v2i2.52Kata Kunci:
Komunikasi antarbudaya, Mindfulness, Lingkungan kerja, Konteks budaya, Kompetensi komunikasiAbstrak
Perbedaan latar belakang budaya memengaruhi persepsi, cara menyampaikan pesan, dan proses interaksi di lingkungan kerja. Artikel ini bertujuan menjelaskan komunikasi antarbudaya yang efektif dengan menelaah budaya konteks rendah, budaya konteks tinggi, dan mindfulness. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Pembahasan menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya memerlukan penghormatan terhadap manusia dan kebudayaan lain, pengakuan atas hak untuk bertindak berbeda, serta kesediaan hidup bersama dalam keberagaman. Efektivitas komunikasi juga ditentukan oleh kemampuan memahami pesan eksplisit dan implisit, mengurangi prasangka dan etnosentrisme, serta mengelola ketidakpastian dan kecemasan secara mindful. Pengetahuan, kesadaran budaya, keterampilan komunikasi, dan penyesuaian psikologis membantu menjaga harmonisasi interaksi antarbudaya di tempat kerja.
Referensi
Bungin, Burhan. 2010. Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. Jakarta: Kencana Prenada.
Darmastuti, Rini. 2013. Mindfulness dalam Komunikasi Antarbudaya. Mindfulness dalam Komunikasi Antarbudaya pada Kehidupan Masyarakat Samin dan Masyarakat Rote Ndao, NTT. Yogyakarta: Buku Litera.
De Vito, Joseph A. 1997. Komunikasi Antar Manusia, terjemahan Agus Mulyana. Jakarta: Profesional Books.
Gamsriegler, Angela. 2005. High Context and Low Context Communication Styles. Studiengang Informationsberufe; Information & Knowledge.
Liliweri, Alo. 2011. Komunikasi Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Kencana Prenada.
Mulyana, Deddy. 2003. Ilmu Komunikasi, Suatu Pengantar. Cetakan Kelima. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasrullah, Rulli. 2010. Komunikasi Antarbudaya di Era Budaya Siber. Jakarta: Kencana Prenada.
Samovar, Larry and Porter, Richard E. 1991. Communication Between Cultures. Belmont: C. A. Wadsworth.
Schramm, Wilbur. 2001. Perihal Membangun Jembatan, Dalam: Komunikasi Antarbudaya, Panduan Berkomunikasi Dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Editor: Deddy Mulyana dan Jalaluddin Rakhmat. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tubbs, Stewart L & Sylvia Moss. 1996. Human Communication: Konteks-Konteks Komunikasi. Buku Pertama dan Penerjemah Deddy Mulyana. Bandung: Rosdakarya.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2020 Dina Sudarmika

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.