Komodifikasi Pekerja Media dalam Industri Hiburan Televisi
DOI
10.59017/oratiodirecta.v1i2.61Kata Kunci:
Komoditas, Media massa, Upah, Family 100, Pekerja mediaAbstrak
Komodifikasi pekerja dalam industri hiburan televisi saat ini menjadi penggerak kegiatan produksi dan distribusi. Tenaga dan pikiran pekerja dimanfaatkan secara optimal dengan mengonstruksi daya tarik bekerja dalam industri media massa, walaupun upah yang diterima tidak semestinya. Terdapat tiga hal yang berkaitan dengan komodifikasi, yaitu isi media, khalayak dan iklan, serta pekerja media. Oleh karena itu, pekerja kreatif media massa memanfaatkan figur untuk menarik penonton. Penelitian ini mengkaji sosok Ananda Omesh sebagai pekerja media yang dikomodifikasi oleh media massa untuk mempertahankan eksistensi program Family 100.
Referensi
Heryanto, Ariel. 2012. Budaya Populer di Indonesia: Mencari Identitas Pasca-Orde Baru. Yogyakarta: Jalasutra.
Lukacs, Georg. 1972. History and Class Consciousness: Studies in Marxist Dialectics. Terjemahan Rodney Livingstone. Great Britain: The Merlin Press.
Lull, James. 1997. Media, Komunikasi, Kebudayaan: Suatu Pendekatan Global. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Mosco, Vincent. 1996. The Political Economy of Communication. London: Sage Publications.
YouTube. Family 100.
Instagram. Ananda Omesh.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2018 Achmad Budiman Sudarsono

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.