Membangun Image Partai di atas Panggung Dramaturgis
DOI
10.59017/oratiodirecta.v1i2.59Kata Kunci:
Citra politik, Dramaturgi, Partai politik, Media massa, Opini publikAbstrak
Citra partai politik di mata masyarakat menurun karena perilaku koruptif, hedonistik, dan mendahulukan kepentingan partai bertentangan dengan etika politik serta harapan publik. Artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan perspektif dramaturgi Erving Goffman untuk mengkaji cara partai politik mengelola penampilan publiknya. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa partai memanfaatkan media massa dan media sosial sebagai instrumen panggung depan untuk membangun citra politik, memengaruhi opini publik, serta mendukung kampanye dan propaganda. Namun, pengelolaan citra tersebut tidak selalu sesuai dengan perilaku politik di panggung belakang. Pemulihan kepercayaan publik karena itu menuntut konsistensi antara citra yang dikomunikasikan, perilaku etis, dan praktik politik.
Referensi
Arrianie, Lely. 2010. Komunikasi Politik: Politisi dan Pencitraan di Panggung Politik. Bandung: Widya Padjadjaran.
Budiardjo, Miriam. 1981. Partisipasi dan Partai Politik: Sebuah Bunga Rampai. Jakarta: PT Gramedia.
Firmanzah. 2008. Marketing Politik: Antara Pemahaman dan Realitas. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Firmanzah. 2008. Mengelola Partai Politik. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Subiakto, Henry, dan Rachmah Ida. 2014. Komunikasi Politik, Media, dan Demokrasi. Jakarta: Kencana.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta.
Surbakti, Ramlan. 2010. Memahami Ilmu Politik. Jakarta: PT Grasindo.
Suyanto, Bagong, dan Sutinah, ed. 2010. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta: Kencana.
Venus, Antar. 2014. Manajemen Kampanye. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Anshari, Faridhian. 2013. “Komunikasi Politik di Era Media Sosial.” Jurnal Komunikasi, 8(1).
Jinan, Muthoh. 2013. “Intervensi New Media dan Impersonalisasi Otoritas Keagamaan di Indonesia.” Jurnal Komunikasi Islam, 3(2).
Kompas.com. 2016. “Media Sosial Kunci Kemenangan, Donald Trump Akan Terus Nge-tweet.” 13 November 2016.
Kompas.com. 2018. “KPK: Kasus 38 Anggota DPRD Sumut Tunjukkan Korupsi Dilakukan Massal.” 3 April 2018.
Tribunnews.com. 2018. “Blak-blakan! Gerindra Tanggapi Pernyataan La Nyalla Soal Prabowo.” 12 Januari 2018.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2018 Faisyal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.