Memaknai Identitas Diri Pekerja Perempuan Buruh Cuci Pakaian di Pondok Pesantren Daar El-Qolam Gintung Balaraja Tangerang

Penulis

  • Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Bung Karno Penulis

DOI

10.59017/oratiodirecta.v1i1.16

Kata Kunci:

Identitas Diri, Interaksi Sosial, Komunikasi Antarpersonal, Pekerja Perempuan, Sektor Informal

Abstrak

Identitas diri Pekerja perempuan di sektor informal diperoleh melalui interaksi sosial dan komunikasi yang berkesinambungan yang dilakukan oleh para pekerja perempuan (buruh cuci pakaian) di pondok pesantren Daar elQolam. Komunikasi kontinuum yaitu komunikasi I-Thou bahwa identitas diri manusia sebagai mahluk sosial di bentuk sedemikan rupa sehingga menjadi mahluk sosial yang tidak hanya melakukan komunikasi antarpersonal semata tetapi juga membangun relasi mendalam di dalamnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif serta menggunakan paradigma konstruktivis. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Daar elQolam, Gintung Balaraja Tangerang, yang mempekerjakan perempuan sebagai tenaga (buruh cuci pakaian) yang berasal dari lingkungan pondok pesantren. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa identitas diri pekerja perempuan (buruh cuci pakaian) dibentuk melalui proses interaksi sosial, komunikasi antarpersonal, komunikasi I-Thou. Faktor lain yang membentuk identitas diri adalah aktualisasi diri, pengungkapan diri dan penerapan konsep diri.

Referensi

Bernard, Raho, SVD. 2007. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Bungin, Burhan. 2010. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Budyatna, Muhammad dan Leila Mona Ganiem. 2011. Teori Komunikasi Antarpribadi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Alwasilah, A. Chaedar. 2003. Pokoknya Kualitatif. Jakarta: PT Pustaka Jaya.

Liliweri, Alo. 2011. Komunikasi: Serba Ada Serba Makna. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Liliweri, Alo. 2015. Komunikasi Antarpersonal. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Moleong, Lexy J. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy. 2012. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nasrullah, Rulli. 2012. Komunikasi Antarbudaya di Era Budaya Siber. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Poerwandari, Kristi. 1999. Aspirasi Perempuan Bekerja dan Aktualisasi. Dalam Kajian Wanita dalam Pembangunan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Rakhmat, Jalaluddin. 2008. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Ritzer, George dan Douglas J. Goodman. 2011. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sadli, Saparinah. 1999. Identitas Gender dan Peranan Gender. Dalam Kajian Wanita dalam Pembangunan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Schaefer, Richard T. 2012. Sosiologi. Jakarta: Salemba Humanika.

Soeprapto, Riyadi. 2002. Interaksionisme Simbolik: Perspektif Sosiologi Modern. Malang: Averroes Press.

Soekanto, Soerjono. 2012. Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Unduhan

Diterbitkan

2018-03-09

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Memaknai Identitas Diri Pekerja Perempuan Buruh Cuci Pakaian di Pondok Pesantren Daar El-Qolam Gintung Balaraja Tangerang. (2018). Oratio Directa, 1(1), 16-20. https://doi.org/10.59017/oratiodirecta.v1i1.16