REALITA GROUPTHINK DALAM PEMBAHASAN RUU PERTEMBAKAUAN
DOI
10.59017/oratiodirecta.v6i2.104Kata Kunci:
RUU Pertembakauan, Groupthink, Komunikasi legislatif, Pengambilan keputusan, Tawar-menawar politikAbstrak
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara penghasil tembakau utama di dunia. Pengaturan yang jelas dari hulu sampai hilir diperlukan agar pengendalian tembakau bermanfaat bagi masyarakat dengan tetap mempertimbangkan perlindungan kesehatan, kehidupan sosial, adat budaya, dan kepentingan industri. Sebagai negara demokratis, Indonesia membagi kekuasaan ke dalam cabang eksekutif, legislatif, dan yudikatif; interaksi eksekutif dan legislatif berlangsung dalam pembahasan, pengambilan keputusan, dan pengesahan undang-undang. Pembahasan RUU Pertembakauan yang panjang dan kontroversial, efek berganda, serta risalah rapat yang dapat diakses menjadikannya relevan dikaji melalui teori groupthink. Penelitian kualitatif ini menggunakan paradigma konstruktivisme. Setiap anggota panitia khusus mewakili partai politik dan menyampaikan pandangan sesuai visi, misi, dan ideologi partainya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan dapat menjadi komoditas politik sehingga rancangan undang-undang yang mendesak berjalan lambat dan tidak terselesaikan karena persaingan kepentingan.
Referensi
Burgoon, Michael, Michael Ruffner. 1978. Human Communication A Revision of Approaching Speech/Communication. Holt, Rinehart & Winston. New York.
Hart, P. (1998). ”Preventing groupthink revisited: evaluating and reforming groups in government”. Organizational Behavior and Human Decision Processes
Janis. I. L. 1982. Groupthink: Psychological Studies of Policy Decisions and Fiascoes (2nded). Houghton Mifflin. Boston.
Moleong, Lexy J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung.
Robbins, S. 2002. Prinsip-Prinsip Perilaku Organisasi. Terjemahan. Erlangga. Jakarta.
Sendjaja, S. Djuarsa, dkk. 2004. Teori Komunikasi. Modul SKOM 4204. Universitas Terbuka. Jakarta.
Sutarto. 2002. Dasar-Dasar Organisasi. Gajah Mada University. Yogyakarta.
Parwito. 2009. Komunikasi Politik - Media Massa dan Kampanye Pemilihan, Jalasutra. Yogyakarta.
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Tugas dan Wewenang. https://www.dpr.go.id/tentang/tugas-w ewenang.
Abdul Firman Ashaf. 2008. Mengkritisi hipotesis groupthink dalam konteks formulasi kebijakan di Indonesia. Jurnal Administratio Universitas Lampung. Lampung.
Adhrianti, Lisa. 2015. Groupthink dalam dinamika komunikasi politik (Studi kasus pembahasan dan pengambilan keputusan tentang definisi Badan Publik dalam RUU Keterbukaan Informasi Publik di Komisi I DPR RI masa bakti 2004- 2009). Universitas Indonesia. Jakarta.
Mark, Amidon. 2005. Dinamika pengambilan keputusan kelompok dan manuver politik pada penyelamatan tahanan Amerika pada perang Vietnam. Amerika Serikat.
Robert McKeever. 2008. Facebooked: Groupthink in the era of komputer mediated social networking. Gonzaga University. Proquest. UMI Disertation Publishing.
Pertiwi, Maddy Rochanda. 2009. Pembentukan groupthink mengenai partai politik berideologi Islam dalam komunikasi kelompok di internet. Universitas Indonesia. Jakarta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Edik Prayitno

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.