STEREOTIP PENGHUNI MESS CENDRAWASIH TERHADAP ORANG PAPUA

Penulis

  • Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bung Karno Penulis
  • Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Bung Karno Penulis

DOI

10.59017/oratiodirecta.v6i1.96

Kata Kunci:

Stereotip, Teori pengurangan ketidakpastian, Komunikasi antarbudaya, Orang Papua, Harmoni budaya

Abstrak

Stereotip merupakan proses klasifikasi sosial ketika suatu kelompok menyederhanakan atau menggeneralisasi tanda-tanda tentang kelompok lain, baik secara eksplisit maupun implisit, dalam bentuk penilaian atau asumsi mengenai perilaku, karakteristik, atau sejarah. Interaksi sosial di Mess Cendrawasih melibatkan latar budaya Jawa, Batak, Palembang, dan Papua yang beragam dan dapat menimbulkan hambatan komunikasi antarbudaya. Penelitian ini menggunakan teori pengurangan ketidakpastian Charles Berger dan Richard Calabrese serta pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara. Hasil penelitian menemukan stereotip positif berupa perilaku suka menolong dan sikap sopan, serta stereotip negatif berupa anggapan temperamental, peminum minuman keras, dan penjudi. Stereotip tersebut tidak terjadi dalam skala yang menimbulkan diskriminasi atau mengganggu keharmonisan budaya para penghuni.

Referensi

Anshari, S. Dadang. 2017. Etnografi Komunikasi Perspektif Bahasa. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Aziz, Abdul dkk. Stereotip Budaya Pada Himpunan Mahasiswa Daerah di Pekanbaru. Inter Komunika: Jurnal Komunikasi, Vol. 5 No. 1, Juni 2020.

Blank, Rebecca M., Dabady, Marilyn, & Citro, Constance F. 2004. Measuring Racial Discrimination. Washington, DC: The National Academies Press.

Kartika, T. 2013. Komunikasi Antar Budaya (Definisi, Teori dan Aplikasi Penelitian). Lampung: Lembaga Penelitian Universitas Lampung.

Koentjaraningrat. 1999. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan

Moleong, lexy.J. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mulyana, Deddy dan Jalaluddin Rakhmat. 2010. Komunikasi Antarbudaya. Bandung: Remaja Rosdakarya. Cetakan ke-18

Mulyana, Deddy dan Jalaluddin Rakhmat. 2010. Komunikasi Antar Budaya Panduan Berkomunikasi dengan Orang-Orang Berbeda Budaya. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Vebrynda, R. 2015. Persepsi Antarbudaya Mengenai Mahasiswa Indonesia di India. Jurnal Komunikator, hal 131-142.

Unduhan

Diterbitkan

2024-03-09

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

STEREOTIP PENGHUNI MESS CENDRAWASIH TERHADAP ORANG PAPUA. (2024). Oratio Directa, 6(1), 43-46. https://doi.org/10.59017/oratiodirecta.v6i1.96