PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP MODERASI BERAGAMA DI KALANGAN MAHASISWA
DOI
10.59017/oratiodirecta.v8i1.116Kata Kunci:
Media sosial, Moderasi beragama, Literasi digital, Mahasiswa, Regresi sederhanaAbstrak
Keragaman sosial dan keagamaan Indonesia menjadikan moderasi beragama penting di lingkungan perguruan tinggi, terutama ketika mahasiswa semakin banyak memperoleh informasi keagamaan melalui media sosial. Penelitian kuantitatif ex post facto ini mengkaji pengaruh penggunaan media sosial terhadap moderasi beragama pada 120 mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi sederhana. Secara deskriptif, 54,2% responden menggunakan media sosial lebih dari empat jam per hari, 78% menyatakan media sosial membantu memahami penghormatan terhadap perbedaan agama, 62% pernah menemukan konten kebencian keagamaan, dan 40% mengaku pernah terpengaruh informasi keagamaan provokatif sebelum melakukan verifikasi. Naskah sumber melaporkan hasil regresi yang signifikan (p < 0,001) dan R kuadrat sebesar 0,64. Hasil tersebut menunjukkan keterkaitan kuat media sosial dengan sikap moderasi beragama mahasiswa, sekaligus memperlihatkan fungsinya sebagai saluran pengetahuan inklusif, intoleransi, disinformasi, dan polarisasi. Literasi digital dan keagamaan karena itu diperlukan untuk memperkuat pemilihan konten secara kritis. Karena naskah sumber tidak melaporkan ukuran populasi, statistik uji instrumen, koefisien regresi, galat baku, atau tabel ANOVA, besaran dan arah model perlu ditafsirkan secara hati-hati serta tidak digeneralisasi melampaui mahasiswa yang disurvei.
Referensi
Ahmawanti, D. S., R. Rihadatul Aisi, N. Surooya, & A. T. Surur. 2024. Pengaruh Media Sosial terhadap Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Lingkungan Mahasiswa FEBI. Jurnal Sains Student Research, 2(1), 45-58.
Fauzia, Amelia. 2011. Media Massa dan Sikap Moderasi Beragama Civitas Akademika UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Jakarta: UIN Press.
Katz, Elihu, Jay G. Blumler, & Michael Gurevitch. 1974. Utilization of Mass Communication by the Individual. In Jay G. Blumler & Elihu Katz (Eds.), The Uses of Mass Communications, 19-32. Beverly Hills: Sage.
Kementerian Agama RI. 2019. Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Kopong, Kristoforus. 2021. Menalar Hubungan Agama, Pancasila dan Negara dalam Membangun Moderasi Beragama di Era Disrupsi Digital. Jurnal Pendidikan Agama dan Keagamaan, 9(2), 77-94.
Ni’mah, Fitrotun, & Partono. 2025. The Role of Social Media to Strengthening Religious Moderation in Islamic Religious Education Students. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 5(1), 12-29.
Pratiwi, P. S., M. P. Setyawati, A. F. Hidayatullah, Ismail, & Tafsir. 2023. Moderasi Beragama dan Media Sosial: Studi Analisis Konten Instagram dan TikTok. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 8(1), 33-51.
Saumantri, Theguh. 2023. Aktualisasi Moderasi Beragama dalam Media Sosial. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 3(1), 1-18.
Subchi, Imam, Zulkifli, Rena Latifa, & Sholikatus Sa’diyah. 2022. Religious Moderation in Indonesian Muslims. Religions, 13(5), 451. doi: 10.3390/rel13050451.
Ummah, Isti Irsadhatul. 2021. Urgensi Syiar Moderasi dalam Bingkai Kerukunan Beragama melalui Media Sosial. Jurnal Keagamaan dan Masyarakat, 12(1), 55-72.
Utomo, W. H., A. Haris, & A. Saefudin. 2021. Dakwah Moderasi Beragama melalui Media Sosial pada Masyarakat Desa. Jurnal Komunikasi Islam, 11(2), 188-210.
Wahid, M. 2017. Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi: Pendekatan dan Implementasi. Yogyakarta: LKiS.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Munawaruzaman et al.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.