MENURUNNYA MINAT JURNALISTIK SEBAGAI ANCAMAN BAGI TUMBUHNYA DAYA KRITIS GENERASI Z
DOI
10.59017/oratiodirecta.v7i2.113Kata Kunci:
Generasi Z, Jurnalistik, Literasi media, Berpikir kritis, Budaya digitalAbstrak
Kajian ini membahas penurunan keterlibatan Generasi Z dengan jurnalistik formal dan implikasinya terhadap daya kritis dalam lingkungan informasi digital. Pendekatan yang digunakan ialah pembacaan kualitatif deskriptif atas praktik media kontemporer yang didukung pustaka mengenai jurnalistik sebagai institusi sosial, uses and gratifications, literasi media, berpikir kritis, dan budaya digital. Analisis mengidentifikasi pergeseran makna berita: viralitas semakin bersaing dengan kredibilitas institusional sebagai penanda legitimasi. Linimasa media sosial yang dikurasi algoritma mendorong pemrosesan informasi secara cepat dan dangkal, filter bubble, serta paparan terbatas terhadap perspektif yang berbeda. Sebaliknya, konten jurnalistik mendalam menyediakan verifikasi, konteks, argumen terstruktur, dan kesempatan membandingkan sumber. Karena naskah sumber tidak melaporkan rekrutmen partisipan, jumlah sampel, wawancara, atau prosedur pengodean, perbandingan kelompok khalayak diperlakukan sebagai proposisi analitis, bukan efek empiris langsung. Kajian menyimpulkan bahwa penurunan keterlibatan dengan jurnalistik formal mencerminkan transformasi budaya informasi yang lebih luas dan menjadi tantangan bagi literasi kritis serta partisipasi demokratis.
Referensi
Ardianto, Elvinaro, & Lukiati Komala. 2004. Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Asmarantika, Rossalyn Ayu, Albertus Magnus Prestianta, & Nona Evita. 2022. Pola Konsumsi Media Digital dan Berita Online Gen Z Indonesia. Jurnal Kajian Media, 6(1), 34–44.
Blumler, Jay G., & Elihu Katz, eds. 1974. The Uses of Mass Communications: Current Perspectives on Gratifications Research. Beverly Hills: Sage.
Bourdieu, Pierre. 1998. On Television. New York: The New Press.
Bungin, Burhan. 2015. Sosiologi Komunikasi. Jakarta: Kencana.
Edgerly, Stephanie, & Tim Franklin. 2025. A Survey of Chicago News Consumers Shows Gen Z Is Tuning Out Local News. Poynter, 10 September 2025.
Effendy, Onong Uchjana. 2003. Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Ennis, Robert H. 2011. The Nature of Critical Thinking. Pearson.
Indrajaya, Stefiani Emasurya, & Lukki Lukitawati. 2019. Tingkat Kepercayaan Generasi Z terhadap Berita Infografis dan Berita Ringkas di Media Sosial. Jurnal Komunikasi, 11(2), 169–182. doi: 10.24912/jk.v11i2.5045.
Jenkins, Henry. 2006. Convergence Culture. New York: NYU Press.
Kovach, Bill, & Tom Rosenstiel. 2014. The Elements of Journalism. New York: Three Rivers Press.
Lippmann, Walter. 1922. Public Opinion. New York: Harcourt.
McQuail, Denis. 2010. McQuail’s Mass Communication Theory. London: Sage.
Nasrullah, Rulli. 2017. Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Potter, W. James. 2013. Media Literacy. Thousand Oaks: Sage.
Prensky, Marc. 2001. Digital Natives, Digital Immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.
Salsabilla, Safira, Kholis Ridho, & Suhaimi. 2023. Minat Baca Berita Generasi Y dan Z melalui Headline Instagram Carousel Liputan6.com. Jurnal Studi Jurnalistik, 5(2).
Savage, Michael. 2025. Outlets Seek Fresh Strategies as UK Poll Shows News Avoidance on the Rise. The Guardian, 1 April 2025.
Sunstein, Cass R. 2009. Going to Extremes. Oxford: Oxford University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Stefanus Poto Elu et al.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.