DAKWAH LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR'AN DAN HADIS UNTUK PENGURANGAN RISIKO BENCANA

Penulis

  • Universitas Bung Karno, Jakarta; Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Jakarta Penulis
  • Universitas Bung Karno, Jakarta; Universitas Persada Indonesia Y.A.I, Jakarta Penulis

DOI

10.59017/oratiodirecta.v7i2.109

Kata Kunci:

Dakwah lingkungan, Ekologi Islam, Pengurangan risiko bencana, Kesalehan ekologis, Keberlanjutan

Abstrak

Krisis lingkungan memerlukan kebijakan teknis sekaligus transformasi etika dan budaya. Kajian kualitatif berbasis literatur ini membahas dakwah lingkungan melalui perspektif Al-Qur'an dan Hadis serta relevansinya bagi pengurangan risiko bencana. Analisis berfokus pada konsep khalifah, amanah, mizan atau keseimbangan, larangan fasad atau kerusakan, kesalehan ekologis, dan keteladanan. Surah Al-A'raf ayat 56 melarang perusakan setelah bumi ditata dengan baik, sedangkan Surah Ar-Rum ayat 41 menghubungkan kerusakan di darat dan laut dengan perbuatan manusia. Hadis riwayat Muslim mengenai penanaman menempatkan manfaat ekologis sebagai sedekah yang menjangkau manusia dan makhluk lain. Prinsip tersebut mendukung dakwah yang memadukan khotbah, pendidikan, pengorganisasian komunitas, komunikasi digital, pengurangan sampah, penanaman pohon, perlindungan daerah aliran sungai, dan penggunaan sumber daya secara bertanggung jawab. Ulama, organisasi Islam, pendidik, pelaku usaha, pemerintah, dan warga memiliki tanggung jawab yang berbeda tetapi saling terkait. Artikel tidak menguji program dakwah atau membuktikan bahwa bencana tertentu disebabkan oleh tindakan manusia tertentu. Karena itu, artikel menghasilkan kerangka komunikasi normatif yang efektivitasnya perlu diuji melalui indikator perilaku dan lingkungan yang terukur.

Referensi

Iskandar, J. 2001. Manusia, Budaya, dan Lingkungan. Bandung: Humaniora.

Joshua, C. E., dkk. 2022. Eksistensi Kampung dalam Perspektif Ekologis: Studi di Kampung Tering Lama Kabupaten Kutai Barat. Journal of Government Science, 3(2), 104-105.

Khusna, F. 2025. Dakwah Lingkungan sebagai Media Edukasi Islam dan Ekologi: Studi Kualitatif di SMP N 2 Kedungwuni Kabupaten Pekalongan. Komposit, 3(1), 106-107.

Muhyiddin, A. 2010. Dakwah Lingkungan Perspektif Al-Qur’an. Jurnal Ilmu Dakwah, 4(15).

Nasr, S. H. 2010. The Garden of Truth: Mereguk Sari Tasawuf. Bandung: Mizan.

Quthb, S. 1995. Fiqh Dakwah. Jakarta: Pustaka Amani.

Salim, A. 2006. Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Edisi ke-2. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kombinasi. Bandung: Alfabeta.

Suyanto, B., & Sutinah, ed. 2010. Metode Penelitian Sosial: Berbagai Alternatif Pendekatan. Jakarta: Kencana.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-09

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

DAKWAH LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIS UNTUK PENGURANGAN RISIKO BENCANA. (2025). Oratio Directa, 7(2), 24-27. https://doi.org/10.59017/oratiodirecta.v7i2.109