ANALISIS WACANA KRITIS TEUN A. VAN DIJK PADA PIDATO KETUA DPR RI DALAM SIDANG TAHUNAN MPR DAN SIDANG BERSAMA DPR–DPD TAHUN 2024
DOI
10.59017/oratiodirecta.v7i1.101Kata Kunci:
Analisis wacana kritis, Kognisi sosial, Konteks sosial, Pidato politik, Teun A. van DijkAbstrak
Penelitian ini mengkaji pidato Ketua DPR RI Puan Maharani pada Sidang Tahunan MPR dan sidang bersama DPR–DPD tanggal 16 Agustus 2024. Kerangka analisis wacana kritis Teun A. van Dijk diterapkan pada tiga dimensi yang saling berkaitan, yaitu teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Analisis teks mencakup struktur makro, superstruktur, semantik, leksikon, sintaksis, gaya, dan retorika. Pidato menonjolkan persatuan nasional, etika pemilu, checks and balances, partisipasi perempuan, pembangunan sumber daya manusia, dan pengawasan publik. Pilihan leksikal positif, formulasi inklusif, kontras, repetisi, dan metafora kelembagaan mengonstruksi DPR sebagai lembaga demokratis dan berorientasi pada rakyat sekaligus mengkritik praktik pemilu yang koersif atau tidak adil. Analisis menghubungkan strategi tekstual tersebut dengan transisi pasca-Pemilu 2024 dan posisi institusional DPR. Namun, sumber tidak melaporkan wawancara, dokumen produksi, atau bukti langsung mengenai model mental penutur. Karena itu, klaim tentang ideologi pro-status quo atau maksud komunikasi harus diperlakukan sebagai inferensi berbasis wacana, bukan fakta kognitif yang telah dibuktikan. Kajian menunjukkan pentingnya integrasi analisis tekstual dan kontekstual serta kebutuhan bukti yang lebih kuat untuk klaim mengenai kognisi dan dampak khalayak.
Referensi
Adrias, Syihabuddin, Vismaia S. Damaianti, & Andoyo Sastromiharjo. 2020. Pidato Puan Maharani di DPR dalam Kajian Retorika. Jurnal Gramatika, 6(1), 51–64.
Darma, Yoce Aliah. 2009. Analisis Wacana Kritis. Bandung: Yrama Widya.
Eriyanto. 2009. Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media. Yogyakarta: LKiS.
Kinasih, Lintang Cahya Rahmat, dkk. 2023. Analisis Framing Puan Maharani Saat Pidato IPU di Media. PROMEDIA, 9(1), 117–137.
Mulyana. 2005. Kajian Wacana: Teori, Metode, dan Aplikasi. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Nainggolan, Imelda Dwi Putri, dkk. 2023. Analisis Framing Pemberitaan Puan Maharani terkait Cipta Kerja. Sabda, 1(2), 85–95.
Titscher, Stefan, Michael Meyer, Ruth Wodak, & Eva Vetter. 2000. Methods of Text and Discourse Analysis. London: Sage.
Uyun, Nadia Azkal, & Khusnul Khotimah. 2023. Fungsi Bahasa dalam Wacana Lisan Pidato Puan Maharani. Widyantara, 1(2), 144–155.
van Dijk, Teun A. 1982. Opinions and Attitudes in Discourse Comprehension. Dalam Language and Comprehension. Amsterdam: North-Holland.
van Dijk, Teun A. 1993. Principles of Critical Discourse Analysis. Discourse & Society, 4(2), 249–283.
van Dijk, Teun A. 1995. Discourse Semantics and Ideology. Discourse & Society, 6(2), 243–289.
van Dijk, Teun A. 2003. Knowledge in Parliamentary Debates. Journal of Language and Politics, 2(1), 93–129.
van Dijk, Teun A. 2005. Politics, Ideology, and Discourse. Dalam Encyclopedia of Language and Linguistics. Elsevier.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rahayu Setiowati et al.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.