Educational Video Content on the TikTok Account @mayatoomuch as a Medium of Self-Expression

Authors

  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Satya Negara Indonesia Author
  • Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Satya Negara Indonesia Author

DOI

10.59017/oratiodirecta.v6i1.93

Keywords:

Self-existence, TikTok, Educational content, Symbolic interaction, Virtual phenomenology

Abstract

Self-existence is a person's condition and ability to find meaning in life. This study examines self-existence through educational video content on the TikTok account @mayatoomuch. It uses symbolic interaction theory and the concepts of social media, TikTok, self-concept, and self-existence. The study applies a qualitative approach within the constructivist paradigm and a phenomenological method. Data were collected through observation, interviews, documentation, and triangulation. The findings show that Maya Rachmawaty's self-existence can be understood through four components of Edmund Husserl's phenomenology: intentionality, noesis and noema, intuition, and intersubjectivity. Self-existence on TikTok is maintained through consistent educational content, audience interaction, personal branding, and the continuing relevance of content to followers.

References

Denzin & Guba. 2010. Teori dan Paradigma Sosial (Terjemahan Oleh Agus Salim). Jakarta: Salemba Humanika.

Griffin, E. 2012. In A First Look at Communication Theory. New York: McGraw-Hill.

Hardjana, Andre. 2016. Komunikasi Organisasi. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Harahap, Reni Agustina, dan Fauzi Eka Putra. 2019. Buku Ajar Komunikasi Kesehatan. Jakarta Timur: Prenadamedia Group.

Marwansyah. 2015. Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Kedua. Bandung: Alfabeta.

McQuail, D. 2010. McQuail’s Mass Communication Theory. Netherlands: SAGE Publications, Ltd.

Moleong, Lexy J. 2017. Metode Penelitian Kualitatif, cetakan ke-36. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Nasrullah, Rulli. 2017. Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan. Sosioteknologi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rodgers, & Thompson. 2015. Cara mudah mempelajari Eksistensialisme: terjemahan Benyamin Molan. Jakarta: PT Indeks.

Rusman. 2013. Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Mengembangkan Profesionalitas Guru. Jakarta: Raja Grafindo.

Sekaran, Uma dan Roger Bougie. 2017. Metode Penelitian untuk Bisnis: Pendekatan Pengembangan-Keahlian, Edisi 6, Buku 2. Jakarta: Salemba Empat.

Sudaryono. 2019. Metodologi Penelitian. Depok: Rajawali Pers.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suprapto, Tommy, M. S. 2016. Pengantar Teori dan Manajemen Komunikasi. Yogyakarta: Medpress.

Suyanto, Bagong., & Sutinah. 2015. Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan, Edisi ke-8. Jakarta: Kencana.

Tamburaka, Apriadi. 2013. Literasi Media: Cerdas Bermedia Khalayak Media Massa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Umiarso dan Elbadiansyah. 2014. Interaksionisme Simbolik dari Era Klasik hingga Modern. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Van Dijck, J. 2013. The Culture of Connectivity: A Critical History of Social Media. UK: Oxford University Press.

Wati, Rima Ega. 2016. Ragam Media Pembelajaran. Yogyakarta: Kata Pena.

Aprilliyani, Lastri. 2018. Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Eksistensi Diri Remaja Putri Jakarta (Studi Kasus: Akun Instagram @Alfielail dan @WulanHM), Jurnal Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama): hal. 3, diakses pada Selasa, 24 Mei 2021.

Cahyono, A. S. 2016. Pengaruh Media Sosial Terhadap Perubahan Sosial Masyarakat di Indonesia. Jurnal Elektronik Universitas Tulungagung, 140–157. Retrieved from www.jurnal-unita.org/index.php/publiciana/article/download/79/73, diakses pada Senin, 5 April 2021.

Damayanti, Trie dan Gemiharto. 2019. Kajian Dampak Negatif Aplikasi Berbagai Video Bagi Anak-anak Di bawah Umur DI Indonesia, Communication Journal, Vol 10, No. 1, April 2019: hal. 1-15, diakses pada Selasa, 24 Mei 2021.

Databoks.com. 2018. “Berapa Pengguna Instagram dari Indonesia?” - Databoks. Retrieved August 27, 2018, from https: //databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/02/09/berapa- pengguna-instagram-dari-indonesia#, diakses pada Senin, 5 April 2021.

Dewa, Chriswardana Bayu., dan Lina Ayu Safitri. 2021. Pemanfaatan Media Sosial TikTok sebagai Media Promosi Industri Kuliner Di Yogyakarta pada Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus Akun TikTok Javafoodie), Khasanah Ilmu: Jurnal Pariwisata Dan Budaya, Vol. 12, No. 1, Maret 2021: hal. 65-71.

Haryanto, Sugeng. 2012. Seri disertasi “Persepsi Santri terhadap perilaku Kepemimpinan Kiai Di Pondok Pesantren: Studi Interaksionisme Simbolik Di Pondok Pesantren Sidogiri-Pasuruan”. Pasuruan: Kementerian Agama RI.

Helys, M. R. dan Handayani. 2016. Efektifitas Komunikasi Dalam Penggunaan Media Sosial Instagram Sebagai Media Komunikasi Di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Surakarta. Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Surakarta, 14(2085–2215), 19–24. Retrieved from http://ejurna l.net/portal/index.php/Smooting/article/download/1722/1603, diakses pada Senin, 5 April 2021.

Kompas.com. 2020. ”Indonesia Sumbang Angka Unduhan TikTok Terbanyak di Dunia”, https://tekno.kompas.com /read/2020/09/11/15010037/indonesia-sumbang-angka-unduhan- tiktok-terbanyak-di-dunia, diakses pada Jumat, 16 April 2021.

Kusuma, Dian Novita Sari Chandra., dan Roswita Oktavianti. 2020. Penggunaan Aplikasi Media Sosial Berbasis Audio Visual dalam Membentuk Konsep Diri (Studi Kasus Aplikasi TikTok), Jurnal Koneksi, Vol. 4, No. 2, Oktober 2020, hal. 372 – 379.

Putra, A. 2018. “TikTok – Sosial Media Berbasis Video Yang Sedang Sangat Populer”. Retrieved August 8, 2018, from https://gadgetren.com/2018/03/16/apa-itu-tik-tok-video- media-sosial/, diakses pada Jumat, 16 April 2021.

Utama, Lazuardhi dan Novina P. B. 2018. “Ini Penyebab Kominfo Putuskan Blokir TikTok”. https://www.viva.co. id/digital/digilife/1050527-ini-penyebab-kominfo-putuskan-blokir-tik- tok, diakses pada Jumat, 16 April 2021.

Utami, Agia Dwi Visi., Suci Nujiana dan Dasrun Hidayat. 2021. Fenomena Aplikasi TikTok menjadi Media Hiburan bagi Masyarakat dan memunculkan Dampak ditengah Pandemi Covid-19, Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 4, No. 1, Februari 2021: hal. 40-47, https://jurnal-umbuton.ac.id/index.php/Medialog/article/download/9 62/670/, diakses pada Jumat, 16 April 2021.

Yunitasari, Cindy & Japarianto, E. 2013. Analisa Faktor-Faktor Pembentuk Personal Branding dari C.Y.N. Jurnal Manajemen Pemasaran Petra, Vol. 1, No. 1: 1–18, diakses pada Jumat, 16 April 2021.

Published

2024-03-09

How to Cite

Educational Video Content on the TikTok Account @mayatoomuch as a Medium of Self-Expression. (2024). Oratio Directa, 6(1), 22-27. https://doi.org/10.59017/oratiodirecta.v6i1.93