Harmonisasi Undang-Undang Kepailitan Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara

Penulis

  • Magister Hukum, Universitas Bung Karno, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Magister Hukum, Universitas Bung Karno, Jakarta, Indonesia Penulis
  • Magister Hukum, Universitas Bung Karno, Jakarta, Indonesia Penulis

DOI

10.59017/setara.v3i1.252

Kata Kunci:

Harmonization, Bankruptcy, Subsidiary, State-Owned Enterprise, Perum

Abstrak

This study aims to examine and analyze the harmonization of bankruptcy law concerning subsidiaries of State-Owned Enterprises (SOEs). Law Number 37 of 2004 does not provide an explanation regarding SOE subsidiaries, making harmonization of laws and regulations on the bankruptcy of SOE subsidiaries necessary. The method used in this research is normative legal research. The data used are secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data analysis was conducted using a qualitative juridical method. The results show that harmonization between the Bankruptcy and Suspension of Debt Payment Obligations Law Number 37 of 2004 and the SOE Law Number 19 of 2003 confirms that an SOE subsidiary may be declared bankrupt by a party other than the Minister of Finance, because Article 2 paragraph (5) of Law Number 37 of 2004 applies only to SOEs operating in the public interest and not divided into shares, a form that under the SOE regime exists only in Perum.

Referensi

Mertokusumo, S. (2020). Penemuan hukum: Sebuah pengantar. CV Maha Karya Pustaka.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2017). Metode penelitian untuk bisnis (Pendekatan pengembangan--keahlian). Salemba Empat.

Sidharta. (2006). Moralitas profesi hukum: Suatu tawaran kerangka berfikir. PT Revika Aditama.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2001). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. PT Raja Grafindo Persada.

Sunggono, B. (2006). Metodologi penelitian hukum. PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian bisnis (Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D). Alfabeta.

Pitoy, E. (2017). Harmonisasi pengaturan tata cara penyertaan modal negara pada BUMN dalam pengelolaan keuangan negara [Tesis, Universitas Brawijaya].

Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara. (2003). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 70.

Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang. (2004). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 131.

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. (2007). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 106.

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. (2020). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 245.

Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2005 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada Badan Usaha Milik Negara dan Perseroan Terbatas. (2005). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 116.

Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyertaan dan Penatausahaan Modal Negara pada Badan Usaha Milik Negara dan Perseroan Terbatas. (2016). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2016, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 325.

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 09/Pdt.Sus-Pailit/2015/PN.Niaga.Jkt.Pst terhadap PT Tangkuban Parahu Geothermal Power.

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 35/Pdt.Sus-Pailit/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst terhadap PT Indonesia Power.

Putusan Mahkamah Agung Nomor 489 K/Pdt.Sus-Pailit/2015 terhadap PT Tangkuban Parahu Geothermal Power.

Diterbitkan

2022-06-06

Cara Mengutip

Harmonisasi Undang-Undang Kepailitan Anak Perusahaan Badan Usaha Milik Negara. (2022). SETARA : Jurnal Ilmu Hukum, 3(1), 49-59. https://doi.org/10.59017/setara.v3i1.252